Selasa, 28 Juli 2015

Indah, ramah dan damai di Hida Takayama



Hida Kokubunji Temple
Foto Bersama Gadis berkimono
Sebuah kota tua yang masih banyak ditemui rumah tradisional jepang yang terbuat dari kayu, dinding kertas dan dipan yang tetap dihuni oleh pemiliknya.  Kota tua yang sangat bersih dan tenang ini seakan membuat detak jam melambat bahkan berhenti.  Di kota ini, hampir tidak pernah terlihat sepeda motor, yang ada hanya bis kota, mobil pribadi dan sepeda. Yah sepeda cukup banyak hilir mudik di kota tua ini.  Setelah check in di penginapan, kami berjalan kaki untuk mengeplorasi kota ini, cuman sayangnya kebanyakan obyek wisata sudah tutup pada jam  17 waktu setempat, kami hanya dapat berfoto di sekelilingnya, di taman dan di jembatan merah legendaris.  Wisatawan domestik maupun mancanegara dan gadis-gadis cantik berkimono sedang asik berselfie ria dan berfoto di sana sini, kami pun tidak mau kalah untuk ikut mengabadikan momen selama di sana.  Keesokan paginya, terdapat dua morning market di lokasi yang berbeda yaitu di Takayama Jinja dan Miyagawa, pasar yang kedua disebut lebih banyak menjual makanan yang siap dimakan dan souvenir-souvenir, sedangkan yang pertama lebih banyak menjual makanan yang harus diolah terlebih dahulu. 



Oh ya satu cerita menarik yang hampir terlupakan adalah Takayama adalah kota kelahiran boneka lucu berwarna merah yang tidak memiliki muka yang bernama Saru Bobo.  Saru berarti Kera dan Bobo adalah bayi, kurang lebih Saru Bobo berarti Anak Kera, konon dibuat oleh nenek dan diberikan kepada cucunya sebagai mainan.  Masyarakat Takayama mengatakan bahwa Saru Bobo dibuat dengan tidak memiliki muka dikarenakan ketika pemiliknya merasa sedih, maka mereka membayangkan wajah boneka itu juga ikutan sedih dan ketika mereka bahagia, Saru Bobo akan ikut bahagia.  Seiring dengan perkembangan zaman, saru bobo tidak lagi berwarna merah tetapi beraneka warna yang dapat dijadikan jimat dengan kegunaan sesuai warnanya, yang lebih lucu lagi adalah Saru Bobo dengan muka Doraemon dan saya menyebutnya dengan Emon Bobo.  Ohya, manjur tidak manjurnya jimat Saru Bobo adalah kembali kepada kita sendiri, percaya atau tidak yah terserah anda. HSL

Mantra Bodhisatwa Tara

Bodhisatwa Tara  "om tare tuttare ture soha" Bodhisatwa Tara, yang pada mulanya berasal dari air mata yang diteteskan oleh Bodh...